Beranda Artikel Kumpulan Doa Umroh Lengkap: Niat, Talbiyah, Tawaf, Sa’i, Tahallul + Artinya

Kumpulan Doa Umroh Lengkap: Niat, Talbiyah, Tawaf, Sa’i, Tahallul + Artinya

Kumpulan doa umroh lengkap | Hana Tours


Perjalanan ke Baitullah bukanlah sekadar perjalanan fisik. Setiap langkah di Tanah Suci — dari miqat hingga tawaf wada’ — adalah momen komunikasi langsung antara seorang hamba dengan Sang Pencipta. Itulah mengapa memahami doa umroh secara lengkap menjadi sangat penting, bukan hanya agar ibadah sah secara syariat, tetapi agar setiap momen di sana benar-benar bermakna dan menyentuh hati.

Panduan umroh kali ini akan menyajikan kumpulan doa umroh lengkap dari keberangkatan hingga pulang ke Tanah Air — disertai teks Arab, latin, terjemahan, dan penjelasan dalilnya. Setiap doa dipilih berdasarkan sumber yang jelas agar tidak ada kekeliruan dalam beribadah.

Timeline doa umroh praktis

Timeline doa umroh praktis.

Panduan Dasar: Menepis 3 Miskonsepsi Doa Umroh

Sebelum masuk ke rangkaian doa, ada tiga miskonsepsi yang sangat umum beredar di kalangan jemaah. Dengan memahami kaidah ini, tentu akan membuat ibadahmu lebih tenang dan tidak terbebani hal yang tidak perlu.

Miskonsepsi Fakta yang Benar
Ada doa wajib yang berbeda di setiap putaran tawaf (1–7) Tidak ada dalil shahih untuk doa per putaran. Hadits tentang doa tawaf per putaran adalah dha’if atau lemah, namun boleh diamalkan untuk fadhailul ‘amal. Jemaah boleh melakukan dzikir bebas, shalawat, doa apa saja, atau QS. Al-Baqarah: 201 antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.
Doa harus dalam bahasa Arab agar sah Tidak benar. Doa boleh dalam bahasa apapun — Allah mengerti semua bahasa. Yang wajib dalam Arab hanya niat ihram, talbiyah, dan beberapa dzikir spesifik.
Harus hafal semua doa sebelum berangkat Tidak diperlukan. Boleh membaca dari buku atau HP. Yang terpenting: doa dipahami maknanya dan diucapkan dengan kehadiran hati.
Info penting: Doa setiap putaran yang ada di dalam panduan haji atau panduan umroh merupakan rangkuman dari para ulama agar mempermudah para jemaah haji ataupun umroh dalam membasahi lisannya dengan kumpulan dzikir dan doa tersebut.

Ingin tahu selengkapnya? Baca di sini sekarang!

1. Doa Sebelum Berangkat dari Rumah

Ibadah umroh dimulai jauh sebelum kaki kita menginjak Tanah Suci. Momen meninggalkan rumah adalah kesungguhan pertama seorang Muslim bahwa ia menyerahkan seluruh perjalanannya kepada Allah.

Doa Keluar Rumah

Saat melangkah keluar dari pintu rumah menuju bandara, bacalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW:

بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Bismillahi, tawakkaltu ‘alallahi, wa la hawla wa la quwwata illa billah

Artinya: “Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah.” — HR. Abu Dawud no. 5095 & Tirmidzi no. 3426

Doa Safar — Doa Naik Kendaraan

Ketika kamu sudah berada di dalam kendaraan — bus, mobil, atau pesawat — bacalah doa safar sesuai sunnah yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah SAW:

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Subhanalladzi sakhkhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamunqalibun.

Artinya: “Allah Maha Besar (3x). Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” — QS. Az-Zukhruf: 13–14 + HR. Muslim no. 1342

Untuk memohon kemudahan di dalam perjalananmu, kamu bisa tambahkan doa berikut:

اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ

Allahumma hawwin ‘alayna safarana hadza wathwi ‘anna bu’dah

Artinya: “Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan perpendeklah jaraknya bagi kami.”

2. Niat Ihram dan Bacaan Talbiyah

Niat ihram adalah rukun pertama yang menjadi “kunci” awal keseluruhan ibadah umroh. Tanpa niat yang benar di hati, rangkaian ibadah lainnya tidak dianggap sah.

Niat Ihram Umroh — Rukun Pertama

Saat sudah berada di titik miqat — baik di pesawat, kereta, atau masjid-masjid yang populer menjadi tempat miqat (Ji’ronah, Bir Ali dan sebagainya) — mantapkan hati dan bacalah niat ihram:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

Labbaika Allahumma ‘umratan

Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah untuk melaksanakan umroh.” — HR. Bukhari & Muslim — (Imam Nawawi, al-Majmu Syarh al-Muhadzdzab [Beirut: Dar al-Fikr, 1997 M], Juz 7, hlm. 214); (Imam Nawawi, al-Idhah fi Manasik al-Hajj [Beirut: Dar al-Fikr, 1995 M], hlm. 52)

Jika kamu ingin melafalkan niat yang lebih lengkap untuk menghilangkan keraguanmu, bacalah niat berikut ini:

نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitul ‘umrata wa ahramtu biha lillahi ta’ala

Artinya: “Aku berniat melaksanakan umroh dan berihram karenanya untuk Allah Ta’ala.” — (Syaikh Abu Bakr Syatha ad-Dimyathi, I’annah ath-Thalibin [Beirut: Dar al-Fikr, 1993 M], Juz 2, hlm. 314); (Ibnu Hajr al-Haitami, Tuhfah al-Muhtaj [Beirut: Dar al-Fikr, 1994 M], Juz 4, hlm. 5)

Aspek Keterangan
Kapan dibaca Saat melintas miqat (di pesawat/kereta/Masjid Bir Ali) — tidak boleh sebelum atau sesudah melewatinya
Wajib atau sunnah Niat di hati adalah wajib (rukun). Pelafalan dengan lisan adalah sunnah.
Jika salah lafal Tidak apa-apa selama niat di hati sudah ada. Yang membatalkan: tidak ada niat sama sekali.
Niat isytirath (opsional) Bagi yang khawatir ada halangan, tambahkan: “Allahumma mahilli haytsu habastani” — Ya Allah, tempat tahallulku di mana Engkau menahanku.

Bacaan Talbiyah — Syiar Utama Ihram

Infografis kapan talbiyah dimulai dan dihentikan

Infografis kapan talbiyah dimulai dan dihentikan.

Setelah niat terucap, kamu bisa melantunkan kalimat talbiyah tanpa henti. Talbiyah bukan hanya sekadar bacaan — ini adalah jawaban langsung atas panggilan Allah kepada setiap hamba-Nya yang telah diundang langsung oleh Allah untuk berkunjung ke Tanah Suci, di antaranya kamu.

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaika Allahumma labbaik. Labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika lak.

Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat, dan kerajaan hanya milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.” — HR. Bukhari no. 1549 & Muslim no. 1184 — (Imam Nawawi, al-Adzkar [Beirut: Dar ibn Katsir, 2007 M], hlm. 177)

Ketentuan Penjelasan
Kapan dimulai Setelah niat ihram di miqat — langsung baca talbiyah
Kapan dihentikan Saat hendak memulai tawaf — talbiyah dihentikan dan diganti dzikir
Volume suara Pria: keras (dianjurkan terdengar orang sekitar). Wanita: lirih (cukup terdengar diri sendiri)
Seberapa sering Sebanyak-banyaknya — terutama saat naik/turun kendaraan, bertemu rombongan lain, dan memasuki Mekkah

Makna Spiritual Talbiyah

Ada tiga makna mendalam di balik kalimat talbiyah yang jika diresapi. Hal ini tentu akan mengubah cara seseorang memandang perjalanan umroh ini:

  • Jawaban Langsung Atas Undangan Allah. Kata “Labbaik” berarti “Aku datang memenuhi panggilan-Mu.” Hadirkan perasaan bahwa Allah sedang menunggu kedatanganmu ke Tanah Suci.
  • Deklarasi Tauhid di Depan Pintu Rumah-Nya. Kalimat “Laa syarika laka” adalah pernyataan tauhid paling murni — bahwa hanya Allah satu-satunya tempat bergantung.
  • Alam Semesta Ikut Bersaksi. Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang muslim membaca talbiyah kecuali setiap batu, pohon, dan tanah di kanan dan kirinya ikut bertalbiyah bersamanya.” (HR. Tirmidzi & Ibnu Majah)

3. Doa Masuk Kota Mekkah dan Masjidil Haram

Memasuki Kota Suci Mekkah bukan sekadar memasuki sebuah kota — melainkan memasuki wilayah yang Allah muliakan di seluruh muka bumi. Sambil menatap Kota Suci, panjatkan doa dengan penuh kerendahan hati.

Doa Masuk Kota Mekkah

اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ، فَحَرِّمْ لَحْمِي وَدَمِي وَعَظْمِي عَلَى النَّارِ، وَآمِنِّي مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ

Allahumma hadza haramuka wa amnuka, fa harrimlahmi wa dami wa ‘azmi ‘alan-nar, wa aminni min ‘adzabika yawma tab’atsu ‘ibadak.

Artinya: “Ya Allah, ini adalah Tanah Haram-Mu dan negeri aman-Mu. Haramkanlah dagingku, darahku, dan tulangku dari api neraka. Amankanlah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu.” — — (Imam Nawawi, al-Adzkar [Beirut: Dar ibn Katsir, 2007 M], hlm. 183); (Imam Nawawi, al-Idhah fi Manasik al-Hajj [Beirut: Dar al-Fikr, 1995 M], hlm. 70)

Doa Masuk Masjidil Haram

Utamakan masuk melalui pintu Babussalam. Masuklah dengan kaki kanan, baca basmalah, lalu bacalah doa berikut:

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ، اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ وَمَغْفِرَتِكَ

Allahumma antassalam wa minkas-salam, fahayyina rabbana bissalam wa adkhilnal-jannata daras-salam. Allahummaftah li abwaba rahmatika wa maghfiratika.

Artinya: “Ya Allah Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu lah keselamatan. Sambutlah kami ya Tuhan dengan keselamatan dan masukanlah kami ke dalam surga negeri keselamatan. Ya Allah bukakanlah bagiku pintu rahmat dan ampunan-Mu.” — (Imam Nawawi, al-Adzkar [Beirut: Dar ibn Katsir, 2007 M], hlm. 180)

4. Doa Pertama Kali Melihat Ka’bah — Momen Paling Mustajab

Jemaah umroh berdoa di depan Ka'bah Masjidil Haram

Jemaah umroh berdoa di depan Ka’bah Masjidil Haram.

Ketika pertama kali melewati pilar-pilar masjid dan Ka’bah tiba-tiba muncul di hadapanmu — air mata pasti mengalir tanpa diminta. Inilah momen yang telah lama kamu impikan. Para ulama sepakat bahwa doa saat pertama kali melihat Ka’bah termasuk doa yang paling mudah dikabulkan Allah.

Jangan terburu-buru melangkah. Berhentilah sejenak, angkat kedua tangan, dan curahkan semua doa terpenting dalam hidupmu di momen ini. Adapun doa yang dianjurkan oleh para ulama adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا

Allahumma zid hadzal bayta tasyrifan wa ta’zhiman wa takriman wa mahabatan, wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu awi’tamarahu tasyrifan wa takriman wa ta’zhiman wa birran.

Artinya: “Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kehebatan pada Baitullah ini. Tambahkanlah pula kemuliaan dan kebaikan untuk orang-orang yang memuliakan Ka’bah dari kalangan yang berhaji atau berumroh.” — (Imam Nawawi, al-Idhah fi Manasik al-Hajj [Beirut: Dar al-Fikr, 1995 M], hlm. 72); (Imam Nawawi, al-Majmu Syarh al-Muhadzdzab [Beirut: Dar al-Fikr, 1997 M], Juz 8, hlm. 36)

5. Doa dan Dzikir Selama Tawaf

Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Bagian ini sangat penting untuk meluruskan miskonsepsi yang sudah beredar luas di kalangan jemaah.

Bacaan Istilam Hajar Aswad

Setiap kali melewati Hajar Aswad di awal putaran, bacalah:

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Bismillahi wallahu akbar

Artinya: “Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar.” — HR. Abu Dawud no. 1869Dibaca sambil isyarah, menyentuh, atau mencium Hajar Aswad.

Meluruskan Mitos: Benarkah Ada Doa Khusus Per Putaran?

Banyak panduan yang mencantumkan doa berbeda untuk setiap putaran tawaf. Namun perlu diluruskan: hal tersebut merupakan tambahan yang dirangkum oleh para ulama agar jemaah tidak bingung harus membaca apa di dalam tawaf-nya. Jemaah pun boleh membacanya sebagai doa biasa, tapi jangan merasa terbebani jika tidak menghafalnya.

Pertanyaan Jawaban Berdasarkan Dalil
Adakah doa khusus per putaran tawaf yang wajib? Tidak ada. Tidak ditemukan dalam hadits shahih manapun bahwa Rasulullah SAW membaca doa berbeda di setiap putaran.
Apa yang dianjurkan selama tawaf? Perbanyak dzikir, shalawat, baca Al-Qur’an, atau berdoa dengan bahasa apapun sesuai kebutuhan hati.
Satu-satunya doa tawaf shahih di momen tertentu? Doa Rabbana antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad — QS. Al-Baqarah: 201 + HR. Abu Dawud.

Doa Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad

Inilah satu-satunya doa tawaf yang memiliki dalil shahih dan dianjurkan dibaca setiap kali melewati area antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fid-dunya hasanatan wa fil-akhirati hasanatan wa qina ‘adzaban-nar.

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jagalah kami dari siksa neraka.” — QS. Al-Baqarah: 201 + HR. Abu Dawud no. 1892

Dzikir dan Doa Bebas Selama Tawaf

Di luar area Rukun Yamani hingga Hajar Aswad, ada kebebasan penuh untuk berkomunikasi dengan Allah. Beberapa pilihan yang bisa diamalkan:

  • Shalawat: Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali wa ashhaabi sayyidina Muhammad — sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW dan juga kepada keluarganya.
  • Istighfar: Astaghfirullah al-‘adzim — memohon ampunan di tempat yang paling suci di muka bumi.
  • Tasbih: Subhanallah, Alhamdulillah, La Illaha illa Allah, Allahu Akbar — dzikir sederhana dengan timbangan pahala yang sangat berat.
  • Doa Pribadi: Boleh dalam bahasa Indonesia. Sampaikan semua keinginan terdalam hatimu di sini.
  • Membaca Al-Qur’an: Sangat dianjurkan — bisa membaca surah-surah pendek yang sudah dihafal sambil berjalan perlahan.

6. Doa Setelah Tawaf: Maqam Ibrahim, Zamzam & Multazam

Setelah kamu selesai melaksanakan tujuh putaran tawaf, ada tiga momen emas yang sangat mustajab sebelum melanjutkan ke sa’i. Jangan lewatkan satu pun dari ketiganya.

Doa Shalat di Maqam Ibrahim

Tunaikan shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, sebagaimana perintah Allah dalam Al-Qur’an:

وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى

Wattakhidzu min maqami ibrahima mushalla

Artinya: “Dan jadikanlah sebagian dari Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat.” — QS. Al-Baqarah: 125

Disunnahkan pada rakaat pertama membaca Al-Fatihah dan Al-Kafirun, serta pada rakaat kedua membaca Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Jika area Maqam Ibrahim terlalu padat, boleh shalat di area mana saja selama masih di dalam Masjidil Haram.

Doa Minum Air Zamzam

Rasulullah SAW bersabda:

مَاءُ زَمؘزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ

Ma’u zamzama lima syuriba lahu

Artinya: “Air zamzam (menjadi) sesuai dengan tujuan orang yang meminumnya.” — (Ibn Majah, Sunan Ibn Majah [Riyadh: Dar al-Salam, 2000 M], no. 3062); (Imam Nawawi, Al-Adzkar [Beirut: Dar ibn Katsir, 2007 M], hlm. 189)

Maka niatkanlah doa yang spesifik saat meminumnya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ

Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an wa rizqan wasi’an wa syifa’an min kulli da’in.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.” — HR. Ibnu Majah no. 3062

Minum sambil berdiri, menghadap Ka’bah, dengan tangan kanan. Boleh memohon doa apapun — kesembuhan penyakit tertentu, kemudahan hafalan Qur’an ataupun kitab-kitab para ulama, lulus ujian, atau rezeki berlimpah dan penuh berkah.

Doa di Multazam — Tempat Paling Mustajab

Multazam adalah area antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah — salah satu titik paling mustajab untuk berdoa. Diriwayatkan bahwa tidak ada seorang pun yang berdoa di Multazam dengan sungguh-sungguh kecuali doanya dikabulkan.

اللَّهُمَّ يَا رَبَّ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ أَعْتِقْ رِقَابَنَا وَرِقَابَ آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَإِخْوَانِنَا وَأَوْلَادِنَا مِنَ النَّارِ، يَا ذَا الْجُودِ وَالْكَرَمِ وَالْفَضْلِ وَالْمَنِّ وَالْعَطَاءِ وَالْإِحْسَانِ، اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ

Allāhumma yā rabba al-bayti al-‘atīq, a‘tiq riqābanā wa riqāba ābā’inā wa ummahātinā wa ikhwaninā wa awlādina mina an-nār. Yā dhā al-jūdi wa al-karam wa al-faḍl wa al-mann wa al-‘aṭā’ wa al-iḥsān. Allāhumma aḥsin ‘āqibatana fī al-umūri kullihā, wa ajirnā min khizyi ad-dunyā wa ‘adhābi al-ākhirah.

Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhan pemilik Baitul ‘Atiq (Ka’bah yang mulia), bebaskanlah leher-leher kami, serta leher ayah-ayah kami, ibu-ibu kami, saudara-saudara kami, dan anak-anak kami dari api neraka. Wahai Dzat Yang Maha Memiliki kemurahan, kemuliaan, keutamaan, karunia, pemberian, dan kebaikan. Ya Allah, perbaikilah kesudahan kami dalam segala urusan, dan lindungilah kami dari kehinaan di dunia serta azab di akhirat..” — (Imam Al-Ghazali, Abu Hamid bin Muhammad, Ihya Ulum al-Din [Beirut: Dar al-Fikr, 1997 M], Juz 1, hlm. 246)

Tips Multazam: Jika kondisi terlalu padat, berdiri dari jarak manapun sambil menghadap Ka’bah dan angkat tangan. Doa tetap mustajab. Datanglah saat kondisi masjid masih sepi — saat subuh atau tengah malam.

7. Doa dan Dzikir Selama Sa’i

Infografis Kumpulan Doa Saat Sa'i

Infografis kumpulan doa saat Sa’i.

Sa’i adalah berjalan antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali — penghayatan mendalam atas keteguhan Siti Hajar yang berlari mencari air untuk putra tercintanya, Ismail AS. Setiap langkah sa’i adalah penghormatan atas keyakinan dan kepasrahan seorang ibu yang luar biasa.

Doa Saat Mendekati Bukit Shafa

Pada putaran pertama saat mendekati Bukit Shafa, bacalah doa pembuka ini — cukup dibaca sekali di awal:

إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ، أَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ

Innash-shafa wal-marwata min sya’a’irillah. Abda’u bima bada’allahu bih.

Artinya: “Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syiar-syiar Allah. Aku memulai dengan apa yang Allah mulai dengannya.” — QS. Al-Baqarah: 158 + HR. Muslim no. 1218

Dzikir di Puncak Shafa dan Marwah

Setiap kali tiba di puncak Shafa maupun Marwah, berhentilah sejenak, hadapkan wajah ke arah Ka’bah, angkat kedua tangan, lalu bacalah dzikir berikut sebanyak 3 kali:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir.

Artinya: “Tidak ada tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” — HR. Muslim no. 1218 — (Imam Nawawi, al-Adzkar [Beirut: Dar ibn Katsir, 2007 M], hlm. 185)

Selingi dengan doa-doa pribadi di antara setiap pengulangan. Lakukan hal yang sama setiap kali tiba di puncak Marwah.

Dzikir Selama Berjalan antara Shafa dan Marwah

Antara Shafa dan Marwah tidak ada doa khusus yang diwajibkan. Waktu ini bisa diisi dengan dzikir, shalawat, membaca Al-Qur’an, atau berdoa. Bisa juga mengamalkan doa yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Mas’ud dan Ibnu Umar RA:

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَتَجَاوَزْ عَمَّا تَعْلَمُ

Rabbigh-fir warham wa tajawaz ‘ammaa ta’alam.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, Engkau-lah Yang Maha Mulia lagi Maha Dermawan.” — (Imam Malik, al-Muwaththa [Beirut: Dar Ihya al-Turath al-Arabi, 1985 M], hlm. 364, no. 245)

Doa Selesai Sa’i — Di Marwah Putaran Ke-7

Setelah menyelesaikan tujuh putaran dan tiba di puncak Marwah untuk terakhir kalinya, tutup rangkaian sa’i dengan doa berikut:

اللَّهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا وَعَافِنَا وَاعْفُ عَنَّا وَعَلَى طَاعَتِكَ وَشُكْرِكَ أَعِنَّا

Allahumma rabbana taqabbal minna wa ‘afina wa’fu ‘anna wa ‘ala tha’atika wa syukrika a’inna.

Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, terimalah amalan kami, berilah kami kesehatan, maafkanlah kami, dan bantulah kami untuk taat dan bersyukur kepada-Mu.” — Kitab Doa dan Dzikir Manasik Haji dan Umrah, Kemenag RI

8. Doa Tahallul — Menutup Rangkaian Ibadah Umroh

Tahallul adalah memotong atau mencukur rambut sebagai tanda selesainya seluruh larangan ihram. Pria diutamakan mencukur habis (halq). Wanita cukup memotong sekitar satu ruas jari dari ujung rambut.

Doa Saat Memotong atau Mencukur Rambut

اللَّهُمَّ هَذِهِ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، فَاجْعَلْ لِي بِكُلِّ شَعْرَةٍ نُورًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Allahumma hadzihi nasiyati biyadik, faj’al li bikulli sya’ratin nuran yaumal qiyamah.

Artinya: “Ya Allah, ubun-ubunku ada dalam genggaman-Mu. Jadikanlah bagiku di setiap helai rambut yang dicukur ini cahaya pada Hari Kiamat.”

Info penting: Rasulullah SAW mendoakan tiga kali untuk yang mencukur bersih, berdasarkan hadits dari Abu Hurairah RA:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ

Artinya: Rasulullah ﷺ bersabda: “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambutnya.”

قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلِلْمُقَصِّرِينَ؟

Artinya: Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, dan juga orang yang memendekkan (rambutnya)?”

قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ

Artinya:Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambutnya.”

قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلِلْمُقَصِّرِينَ؟

Artinya: Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, dan juga orang yang memendekkan (rambutnya)?”

قَالَ: اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ

Artinya:Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambutnya.”

قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلِلْمُقَصِّرِينَ؟

Artinya: Para sahabat berkata: “Wahai Rasulullah, dan juga orang yang memendekkan (rambutnya)?”

قَالَ: وَلِلْمُقَصِّرِينَ

Artinya:Dan juga orang-orang yang memendekkan.” — (Imam Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail Shahih al-Bukhari [Beirut: Dar at-Tawq an-Najah, 2001 M], Juz 3, hlm. 575-576, no. 1727)

Doa Setelah Umroh Selesai — Memohon Umroh Mabrur

Sebelum beranjak dari tempat tahallul, ucapkan rasa syukur dan tutup rangkaian ibadah dengan doa penutup ini:

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ عُمْرَتَنَا وَاجْعَلْهَا مَبْرُورَةً مَقْبُولَةً

Allahumma taqabbal ‘umratana waj’alha mabruran maqbulah.

Artinya: “Ya Allah, terimalah umroh kami dan jadikanlah ia umroh yang mabrur dan diterima.”

Pada titik ini, seluruh rangkaian ibadah umroh dinyatakan sah dan selesai. Semua larangan ihram tidak lagi berlaku. Sebagai bentuk rasa syukur, tunaikan shalat sunnah dua rakaat dan jaga adab selama masih berada di Tanah Suci.

9. Momen-Momen Paling Mustajab di Tanah Suci

Denah area mustajab di Masjidil Haram, Mekkah

Denah area mustajab di Masjidil Haram, Mekkah.

Setiap detik di Tanah Suci memiliki nilai ibadah yang berlipat ganda. Berikut daftar momen dan tempat yang paling mustajab agar tidak terlewatkan satu pun:

No Momen / Tempat Mengapa Mustajab Tips Praktis
1 Pertama kali melihat Ka’bah Para ulama menyatakan doa di momen ini sangat dikabulkan Hentikan langkah, angkat tangan, curahkan doa terpenting hidupmu
2 Di Multazam Diriwayatkan tidak ada yang berdoa di sini kecuali doanya dikabulkan Datang saat kondisi sepi — subuh atau tengah malam
3 Di Hijir Ismail Merupakan bagian dari Ka’bah — shalat di sini setara shalat di dalam Ka’bah Shalat sunnah dan berdoa panjang di area berbentuk setengah lingkaran ini
4 Setelah shalat wajib di Masjidil Haram Satu shalat di sini setara 100.000 shalat di masjid lain Jangan langsung berdiri setelah salam — tetap duduk dan berdoa
5 Saat minum air zamzam “Air zamzam sesuai dengan niat peminumnya” (HR. Ibnu Majah) Minum dengan sadar dan niatkan doa yang sangat spesifik
6 Di Raudhah Masjid Nabawi Rasulullah SAW menyebutnya sebagai taman dari taman-taman surga Bersabar dalam antrian — momen di Raudhah sangat layak diperjuangkan
7 Sepertiga malam terakhir (Tahajud) Allah turun ke langit dunia di waktu ini dan bertanya siapa yang berdoa Shalat Tahajud dan Subuh berjamaah di Masjidil Haram — pengalaman tak ternilai

10. Doa di Madinah: Raudhah dan Ziarah Nabawi

Perasaan tenang yang mendalam akan dirasakan saat menginjakkan kaki di Madinah. Masjid Nabawi bukan sekadar tempat ibadah — ini adalah rumah bagi kekasih Allah, Rasulullah SAW. Setiap sudutnya menyimpan kemuliaan yang tiada tara.

Jemaah umroh sedang berdoa di Masjid Nabawi

Jemaah umroh berdoa di Masjid Nabawi, Madinah — tempat ziarah makam Rasulullah SAW dan pelaksanaan shalat arbain.

Doa Masuk Masjid Nabawi

Masuk dengan kaki kanan dan bacalah:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allahummaftah li abwaba rahmatik.

Artinya: “Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.” — — (Imam Muslim bin al-Hajjaj, Shahih Muslim [Beirut: Dar Ihya al-Turath al-Arabi, 1972 M], Juz 1, hlm. 494, no. 713.)

Salam kepada Rasulullah SAW di Makam Nabawi

Berdirilah di depan makam Rasulullah SAW dengan penuh adab dan khidmat, lalu ucapkan:

السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ أَدَّيْتَ الرِّسَالَةَ وَبَلَّغْتَ الْأَمَانَةَ وَنَصَحْتَ الْأُمَّةَ، جَزَاكَ اللَّهُ عَنَّا خَيْرَ مَا جَزَى نَبِيًّا عَنْ أُمَّتِهِ

Assalamu ‘alaika ya Rasulallah. Asyhadu annaka qad ballaghtarrisalata wa addaytal amanata wa nashahtal ummah, fa jazakallahu ‘anna khayra ma jaza nabiyyan ‘an ummatihi.

Artinya: “Semoga keselamatan untukmu ya Rasulullah. Aku bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah, dan memberi nasihat kepada umat. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan seorang Nabi dari umatnya.”

Penting: Doa ini dimuat di dalam kitab-kitab manasik kontemporer berdasarkan konteks hadits Rasulullah SAW pada saat Haji Wada’. Momen ini dimuat di dalam HR. Muslim no. 1218.

Rasulullah SAW bersabda:

أَلَا هَلْ بَلَّغْتُ؟

Artinya: “Bukankah aku telah menyampaikan?”

Lalu para sahabat menjawab:

نَعَمْ، قَدْ بَلَّغْتَ، وَأَدَّيْتَ، وَنَصَحْتَ

Artinya: “Benar, engkau sudah telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah dan memberi nasihat kepada umat”

Oleh karenanya, para ulama merangkum kesaksian para sahabat dan menjadikannya sebagai salah satu hal yang patut kita ikuti.

Setelah salam kepada Rasulullah SAW, geser ke kanan sedikit dan sampaikan salam kepada sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, lalu geser lagi dan salam kepada sayyidina Umar bin Khattab RA.

Doa di Raudhah — Taman Surga

Area antara mimbar dan makam Rasulullah SAW ini ditandai dengan karpet berwarna berbeda. Perjuangkanlah untuk bisa berdoa di sini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ

Allahumma inni as’aluka mujibati rahmatika wa ‘aza’ima maghfiratika was-salamata min kulli itsmin wal-fawza bil-jannati wan-najata minan-nar.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon hal-hal yang mewajibkan rahmat-Mu, azab pengampunan-Mu, keselamatan dari segala dosa, kemenangan berupa surga, dan keselamatan dari api neraka.”

11. Doa Meninggalkan Mekah dan Pulang ke Tanah Air

Saat tiba waktu untuk meninggalkan Tanah Suci, hatimu pasti akan terasa sangat berat. Inilah saatnya melantunkan doa perpisahan dengan penuh harap agar Allah mengizinkan kembali ke sini.

Doa Saat Tawaf Wada’ — Perpisahan dengan Ka’bah

Tawaf Wada’ adalah tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Mekkah. Saat menatap Ka’bah untuk terakhir kalinya, ucapkanlah:

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ، خَرَجْتُ مِنْ عِنْدِكَ وَإِلَيْكَ أَعُودُ، فَاقْبَلْ تَوْبَتِي وَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي

Allahumma inni ‘abduka wabnu ‘abdik, kharajtu min ‘indika wa ilayka a’ud, faqbal tawbati waghfir li dzunubi.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan anak hamba-Mu. Aku keluar dari sisi-Mu dan kepada-Mu aku akan kembali. Terimalah taubatku dan ampunilah dosa-dosaku.”

Keluar masjid dengan kaki kiri sambil membaca shalawat. Pandanglah Ka’bah sekali lagi — dan berdoalah agar Allah mengizinkan untuk kembali.

Doa Perjalanan Pulang ke Tanah Air

Saat kamu dalam perjalanan pulang, khususnya saat kamu mendekati rumahmu, panjatkanlah doa berikut ini:

آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ

Aibuna ta’ibuna ‘abiduna lirabbina hamidun.

Artinya: “Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah, dan kami memuji Tuhan kami.” — HR. Bukhari no. 3084 & Muslim no. 1342

12. Tips Berdoa di Tanah Suci agar Lebih Mustajab

8 Tips Berdoa di Tanah Suci Agar Lebih Mustajab

8 tips berdoa di Tanah Suci agar lebih mustajab.

Membawa doa yang baik adalah bekal paling berharga yang bisa dipersiapkan sebelum berangkat. Berikut delapan tips yang bisa langsung diamalkan:

No Tips Penjelasan Praktis
1 Siapkan daftar doa sebelum berangkat Tulis 10–20 doa spesifik untuk dirimu dan orang-orang tersayang. Di Tanah Suci pikiran sering penuh — daftar tertulis membantu tetap fokus.
2 Pahami artinya, bukan hanya hafal Doa yang dipahami artinya jauh lebih khusyuk dari hafalan mekanis. Baca terjemahan setiap doa sebelum berangkat.
3 Boleh berdoa dalam bahasa Indonesia Allah mendengar semua bahasa. Justru doa dalam bahasa yang paling dipahami akan lebih khusyuk dan lebih dari hati.
4 Berdoa dengan yakin dikabulkan Rasulullah SAW bersabda: “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin doamu akan dikabulkan.” Jangan berdoa setengah-setengah.
5 Manfaatkan waktu mustajab Setelah shalat, saat adzan, sepertiga malam, saat minum zamzam — semua berlipat ganda nilainya di Tanah Suci.
6 Berdoa untuk orang lain Doa untuk sesama Muslim tanpa sepengetahuannya sangat dikabulkan — malaikat mengaminkan. Bawa titipan doa dari keluarga dan sahabat.
7 Jangan tahan air mata Menangis saat berdoa adalah tanda kehadiran hati dan sangat dicintai Allah. Biarkan air mata mengalir jika datang.
8 Istiqamah setelah pulang Kualitas ibadah setelah kembali adalah cerminan kemabruran umroh. Berdoalah agar Allah menjaga istiqamah setelah pulang.

13. Rangkuman Doa-Doa Kunci Umroh

Jadikan tabel ini sebagai referensi cepat selama beribadah — lengkap dengan status dalil setiap doa:

Momen Doa Utama Status Dalil
Keluar rumah Bismillahi, tawakkaltu ‘alallah… HR. Abu Dawud & Tirmidzi
Niat ihram Labbaika Allahumma ‘umratan HR. Bukhari & Muslim
Talbiyah Labbaika Allahumma labbaik… HR. Bukhari & Muslim
Masuk Mekah Allahumma hadza haramuka wa amnuk… Dianjurkan
Masuk Masjidil Haram Allahumma antassalam wa minkas-salam… HR. Muslim
Melihat Ka’bah Allahumma zid hadzal bayta tasyrifan… Dianjurkan
Istilam Hajar Aswad Bismillahi wallahu akbar HR. Abu Dawud
Antara Rukun Yamani–Hajar Aswad Rabbana atina fid-dunya hasanatan… QS. 2:201 + HR. Abu Dawud
Shalat di Maqam Ibrahim Wattakhidzu min maqami ibrahima mushalla QS. 2:125
Minum Zamzam Allahumma inni as’aluka ‘ilman nafi’an… HR. Ibnu Majah
Doa di Multazam Allahumma ya Rabbal-baytil-‘atiq… Dianjurkan
Puncak Shafa/Marwah Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah… HR. Muslim
Tahallul Allahumma hadzihi nasiyati biyadik… Dianjurkan
Setelah umroh selesai Allahumma taqabbal ‘umratana… Dianjurkan
Di Raudhah Madinah Allahumma inni as’aluka mujibati rahmatik… Dianjurkan
Pulang ke Tanah Air Aibuna ta’ibuna ‘abiduna lirabbina hamidun HR. Bukhari & Muslim

FAQ Doa Umroh

Q : Apakah ada doa khusus per putaran tawaf yang wajib dibaca?

A : Tidak ada. Tidak ditemukan dalam hadits shahih manapun bahwa Rasulullah SAW membaca doa berbeda di setiap putaran tawaf. Yang dianjurkan adalah memperbanyak dzikir, shalawat, atau berdoa bebas dalam bahasa apapun. Satu-satunya doa tawaf berdalil shahih adalah doa Rabbana (QS. Al-Baqarah: 201) antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad.

Q : Apakah doa umroh wajib dalam bahasa Arab?

A : Tidak. Doa boleh dipanjatkan dalam bahasa apapun — Allah mengerti semua bahasa. Yang wajib dalam bahasa Arab hanya niat ihram, talbiyah, dan beberapa dzikir spesifik. Berdoa dalam bahasa Indonesia justru bisa lebih khusyuk karena lebih dipahami maknanya.

Q : Kapan waktu paling mustajab untuk berdoa di Tanah Suci?

A : Beberapa momen paling mustajab antara lain: pertama kali melihat Ka’bah, berdoa di Multazam, di dalam Hijir Ismail, setelah shalat wajib di Masjidil Haram, saat minum air zamzam, di Raudhah Masjid Nabawi, dan di sepertiga malam terakhir (waktu tahajud).

Q : Kapan talbiyah dihentikan saat umroh?

A : Talbiyah dibaca terus-menerus sejak niat ihram di miqat hingga hendak memulai tawaf. Setelah tiba di Masjidil Haram dan siap memulai tawaf, bacaan talbiyah dihentikan dan diganti dengan dzikir serta doa selama tawaf berlangsung.

Q : Apakah harus hafal semua doa sebelum berangkat umroh?

A : Tidak harus hafal. Boleh membaca dari buku atau HP selama beribadah. Yang terpenting adalah memahami makna setiap doa dan mengucapkannya dengan kehadiran hati — bukan sekadar hafalan mekanis tanpa penghayatan.

Q : Bolehkah berdoa dalam bahasa Indonesia saat umroh?

A : Boleh. Allah mendengar dan memahami semua bahasa. Berdoa dalam bahasa Indonesia sangat dianjurkan karena lebih mudah dihayati maknanya. Yang terpenting adalah doa dipanjatkan dengan kehadiran hati dan penuh keyakinan akan dikabulkan Allah.

Setiap Doa di Tanah Suci Adalah Kesempatan Langka

Memahami doa umroh bukan sekadar soal hafalan — ini soal persiapan umroh terbaikmu dan kesiapan hati untuk berkomunikasi langsung dengan Allah di tempat paling mulia di muka bumi. Panduan lengkap di atas mencakup semua doa penting dari keberangkatan hingga pulang, agar setiap momen di Tanah Suci tidak ada yang terlewat sia-sia.

Persiapkan doamu, pahami maknanya, dan berangkatlah dengan hati yang lapang. Semoga Allah SWT menerima ibadah umroh dan menjadikannya umroh yang mabrur.

Siap Wujudkan Umroh Impianmu Bersama Hana Tours?

Travel umroh resmi terdaftar Kemenag, berpengalaman memberangkatkan ribuan jemaah dengan bimbingan muthawif berpengalaman. Pendaftaran mudah, cepat, dan fleksibel sesuai budget.

Lihat Paket Umroh 2026
Konsultasi via WhatsApp

Promo Umroh Hana Tours

Paket umroh gebyar promo milenial Maret 2026 Rp 24.999.000, durasi 9 hari dengan hotel bintang 3, penerbangan transit maskapai Indigo, bonus Museum Wahyu & Albaik.

Gebyar Promo Milenial ⭐3

Free: Museum Wahyu, Albaik, dll

Rp 24.999.000

Paket umroh awal Ramadhan 2026 Rp 29.999.000, durasi 9 hari dengan hotel bintang 4, penerbangan langsung, bonus 3x umroh, Ayam Albaik & Kereta Cepat Haramain.

Awal Ramadhan

Free: Kereta Cepat, Umroh 3x, dll

Rp 29.999.000

Paket umroh tengah Ramadhan 2026 Rp 31.999.000, durasi 9 hari dengan hotel bintang 4, penerbangan langsung, bonus 3x umroh, Ayam Albaik & Kereta Cepat Haramain.

Tengah Ramadhan

Free: Kereta Cepat, Ayam Albaik, dll

Rp 31.999.000

Paket umroh promo Syawal 2026 Rp 27.999.000, durasi 9 hari dengan hotel bintang 3, penerbangan transit, bonus Kereta Cepat Haramain, City Tour Thaif, hingga ayam Albaik.

Promo Syawal ⭐3

Free: Kereta Cepat, Tour Thaif, dll

Rp 27.999.000